2026.08.08 (Sab)
2026.08.10 (Sen) diperbarui

โœจ Ringkasan GPT-5.6 Sol

Refleksi tentang bagaimana pandanganku yang menganggap pakaian mahal hanya sebagai kemewahan dan kesombongan berubah selama berbelanja dan menyiapkan pernikahan, serta kesadaran bahwa aku tetaplah katak di dalam sumur berikutnya.

Dulu aku menganggap semua pakaian berharga lebih dari 100 ribu won sebagai barang mewah. Aku bahkan pernah merendahkan orang-orang yang mengenakan pakaian dengan harga yang dibuat menggelembung demi merangsang kesombongan, dan mengira mereka pasti penuh gaya-gayaan.

Namun setelah berpacaran dan, belakangan ini, mulai menyiapkan pernikahan, aku berkeliling berbelanja ke sana kemari. Anehnya, pakaian yang membuatku berpikir โ€œwah, ini cantik sekaliโ€ atau โ€œwah, ini lembut sekaliโ€ semuanya mahal.

Dulu aku merasa pakaian seharga 10 sampai 20 ribu won dari Hongdae sudah cukup. Sekarang aku berpikir membeli beberapa pakaian New Balance yang bagus seharga 40 sampai 60 ribu won, sering mencucinya, lalu memakainya bergantian jauh lebih bijak.

Dulu orang yang menghabiskan lebih dari 300 ribu won untuk pakaian terlihat bagiku seperti orang gila yang dikuasai kesombongan. Sekarang aku berpikir, bukankah jumlah sebesar itu sangat wajar untuk kubelikan sesuatu bagi orang yang benar-benar berharga bagiku?

Peribahasa tentang katak di dalam sumur terasa sangat dekat.

Setiap tahun aku keluar dari sumur beberapa kali, tetapi ternyata tempat di luar itu pun hanyalah sumur pada tahap berikutnya. Aku tidak boleh lupa bahwa sepanjang hidup, mau tidak mau, aku hanyalah seekor katak yang tidak bisa keluar dari sumur pada suatu tahap. Aku ingin selalu hidup rendah hati dalam segala hal.

Tinggalkan komentar