[๐ค] Mengapa Aku Lebih Semena-mena terhadap Orang Terdekat?
โจ Ringkasan GPT-5.6 Sol ใ
Catatan yang mempertanyakan mengapa aku mengatakan dan melakukan hal kepada keluarga yang tak akan pernah kulakukan kepada orang lain, lalu memilih menghadapi kesalahan yang sudah jelas sebelum mengaku tahu penyebabnya.
Mengapa aku justru semakin semena-mena terhadap orang-orang yang paling dekat denganku? Mengapa aku mengatakan dan melakukan hal kepada keluarga yang tak akan pernah kulakukan kepada orang asing?
Apakah karena aku sangat yakin keluargaku tidak akan meninggalkanku akibat caraku memperlakukan mereka? Apakah karena seseorang yang kurasakan begitu dekat denganku bertindak berbeda dari perkiraan atau harapanku, lalu hal itu membuatku kesal?
Keduanya terdengar masuk akal, tetapi untuk saat ini keduanya hanyalah hipotesis. Aku tidak mencatat situasi dan emosi pada saat aku bertindak seperti itu, sehingga aku tidak bisa menetapkan salah satunya sebagai penyebab.
Dalam โOrang yang Berpihak Kepadaku Tanpa Syaratโ, aku menulis bahwa rasa nyaman dan aman karena dapat menceritakan segalanya adalah sesuatu yang berharga, dan aku pun ingin menjadi orang seperti itu bagi seseorang. Dalam โPertemuan Kecil dalam Keseharian, Gema Besar dari โKasihilah Sesamamuโโ, aku bertanya seperti apa diriku sebagai anak bagi orang tuaku dan, jika aku menjadi orang tua, bagaimana aku ingin diperlakukan oleh anakku.
Tulisan-tulisan itu tidak menjelaskan penyebab perilakuku hari ini. Namun, tulisan itu menunjukkan hubungan yang kuinginkan dan standar yang menurutku seharusnya kupakai saat memperlakukan keluarga. Perilakuku sekarang tidak sesuai dengan standar tersebut.
Penyebabnya perlu kuamati dengan lebih tepat ketika hal serupa terjadi lagi. Aku baru bisa mulai memahaminya jika mencatat apa yang kuharapkan, emosi apa yang muncul, dan apa yang sebenarnya kukatakan.
Belum mengetahui alasannya tidak membuat perbuatanku menjadi samar.
Seberapa pun ramah dan lembutnya aku kepada orang lain, jika aku tidak ramah dan bersikap kasar kepada orang-orang terdekat, pada akhirnya aku tetaplah manusia yang tidak ramah dan kasar.
Tinggalkan komentar